PENGUNJUNG

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

JASA PENGIRIMAN

JASA PENGIRIMAN
Tampilkan postingan dengan label Buku Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Kumpulan Puisi. Tampilkan semua postingan

Sastra Baru Indonesia




Judul : Sastera Baru Indonesia
Penulis : A. Teeuw
Penerbit : University Of Malaya Press - Kualalumpur
Taun terbit  : 1970
Dimensi : 21,5x14
 Tebal : 292 halaman
Harga : Rp.32.000,-



Uang Tidak tumbuh di pohon

Uang Tidak Tumbuh di Pohon
Uang Tidak Tumbuh di Pohon
  • Judul : UANG TIDAK TUMBUH DI POHON
  • Penulis : Breck Speed & Mark Dutton 
  • Penerjemah : Ana Budi Kuswandani, SS.
  • Penerbit : PT. Pustaka Delapratasa - Jakarta
  • Tebal : 163 halaman
  • Dimensi : 18 cm x 12 cm
  • ISBN : 979-8965-133-8
  • Kondisi : bekas / baik
  • Terbit : 2000
  • Harga : Rp. 15.000,-
Dan Kebijakan Keuangan, Teori, Obat Ajaib, serta Kebohongan lainnya.

Buku ini berisi kumpulan kata-kata mutiara. Seprti cuplikan berikut.

"Tidak ada orang yang pernah bangkrut karena mengambil keuntungan."
 "Kesepakatan tidak pernah di buat sampai cek membungkam bank".
"Kesempatan hanya datang sekali, sedangkan godaan bersandar di bel pintu."
"Pertandingan tidak memerlukan ketangkasan tetapi itu cara mempertaruhkannya".

Dan tersedia banyak lagi kata-kata mutiara.

Antologi Puisi Indonesia 1997

  • Judul : ANTOLOGI PUISI 1997
  • Kategori : Kumpulan Puisi
  • Penulis : Komunitas Sastra Indonesia
  • Penerbit : Angkasa - Bandung
  • Tahun Terbit : 1997
  • Tebal : 316 halaman
  • Dimensi : 14,5 cm X 21 cm
  • ISBN : 979-665-149-1
  • Kondisi : Bekas / Baik
  • Harga : Rp. 35.000,-
Buku Antologi puisi ana adalah Volume 1, yang berisi ratusan puisi karya para sastrawan Indonesia.
Pengantar buku ini saya cuplikan demikian :

Panen Raya Puisi Indonesia 1997
"MEMAHAMI GENERASI TABUNG KACA"
Pengantar : Eka Budianta
"kami generasi tabung kaca
lahir dari rekayasa para raksasa
kami kehilangan kata-kata
cerita mite, legenda, dan manusia"

Begitu antara lain puisi Otto Sukatno CR satu di antar 346 penyair yang mengirim puisi ke Komunitas Sastra Indonesia (KSI) untuk di sertakan dalam "Panen Raya" 1997.

Sungguh mencengangkan..., meskipun mengaku "kehilangan kata-kata" ternyata generasi penerus di kalangan sastra kita tidak berhenti berkarya. "Ternyata puisi Indonesia terus di tulis", kata Slamet Sukirnanto, seorang dari 5 editor yang bertugas memanen itu. 

........Sekali lagi Otto adalah salah satu dari 133 penyair yang di pilih dari hampir 350 orang. Bagaimana yang lainnya ? Apakah kami hanya memilih yang sudah punya "nama" ? Tidak ! Pertama-tama kami harus membaca semua karya yang masuk ke KSI. Setiap orang mengirim 2 - 30 judul puisi. Panitia memperhatikan tahun tulisannya, dan KSI mengutamakan puisi tahun 1996 dan 1997.....

Oke...itu hanya sekilas kata pengantar dari buku ini. Selanjutnya silahkan anda order dan nikmati ratusan puisi cantik karya sastrawan dari Indonesia tercinta ini.

Facebook

Terbaru

Produk Populer